sempat angin berhembus kencang kembali
setelah sekian lama aku mengabaikan itu,
tapi pada saat itu aku tak mampu berpegangan lagi.
tiba2 ada uluran tangan dr seseorg yg baru saja kukenal
meski hanya melalui dunia maya.
awalnya aku mengabaikan uluran tangan itu,
tapi seiring berjalannya waktu,
aku merasa ingin bergantung pada tangan itu.
akhirnya aku menerima uluran tangan itu meski aku menyadari,
bahwa benteng pribadiku sangatlah susah diraih,
aku ingin mencobanya sekali lagi.
seperti lagu yg sedang viral sewaktu lalu,
if we never try, how will we know?
waktu terus berjalan, kami lalui bersama
banyak hal yg sulit kami cerna,
meski begitu, kami belajar mencernanya satu persatu
aku bersyukur memilikinya,
karna ia mau menerima sgala kekurangan dan kelebihanku
yg mungkin tak semua org mau dan mampu menerimaku,
bahkan menerima latar belakangku.
sempat ku berhenti berharap pada harapan yg pernah terkhianati.
tapi ijinkan aku berharap skali lagi,
smoga kmu nerima aku, sgala kurangku dg tidak terpaksa karna sudah berjalan,
tapi karna memang ingin berjalan bersama hehe.
luv u, h a.