Jumat, 04 November 2022

if we never try, how will we know?

sempat angin berhembus kencang kembali 

setelah sekian lama aku mengabaikan itu, 

tapi pada saat itu aku tak mampu berpegangan lagi. 

tiba2 ada uluran tangan dr seseorg yg baru saja kukenal

meski hanya melalui dunia maya.

awalnya aku mengabaikan uluran tangan itu,

tapi seiring berjalannya waktu,

aku merasa ingin bergantung pada tangan itu. 

akhirnya aku menerima uluran tangan itu meski aku menyadari,

bahwa benteng pribadiku sangatlah susah diraih, 

aku ingin mencobanya sekali lagi. 

seperti lagu yg sedang viral sewaktu lalu, 

if we never try, how will we know?

waktu terus berjalan, kami lalui bersama

banyak hal yg sulit kami cerna, 

meski begitu, kami belajar mencernanya satu persatu

aku bersyukur memilikinya, 

karna ia mau menerima sgala kekurangan dan kelebihanku

yg mungkin tak semua org mau dan mampu menerimaku, 

bahkan menerima latar belakangku.

sempat ku berhenti berharap pada harapan yg pernah terkhianati.

tapi ijinkan aku berharap skali lagi, 

smoga kmu nerima aku, sgala kurangku dg tidak terpaksa karna sudah berjalan, 

tapi karna memang ingin berjalan bersama hehe. 

luv u, h a.

Kamis, 29 September 2022

berharap ada hal baik, lagi

 terima kasih untuk orang-orang yang ada untukku,

orang-orang yang mau mendengar segala omong kosongku,

orang yang mau memberiku balon yang berisi harapan,

membuatku semakin tangguh, bertahan bahkan berusaha terbang tinggi.

selalu mengingatkanku bahwa aku kuat,

tangguh, dan aku tetap mencintai diriku apapun resikonya.

maaf untuk rasa yang belum bisa terbalaskan.

meskipun begitu, aku nyaman bahkan takut kehilangan. 

terima kasih karna mau berjuang, memahamiku.

aku masih bimbang akan perahu yang selalu terombang ambing.

masih mencari cara agar tak seperti itu.

jujur, aku belum sanggup.




Jumat, 23 September 2022

thankyou for the trauma.

 halo, apa kabar? aku harap kalian baik-baik saja.


kalau aku, sedang di fase trauma, makin trauma.

setelah tau kenyataan yang membuatku syok.

mengelus dada berulang kali

menyebutkan seluruh binatang, 

yang mungkin kalau ada awards aku nomor 1. haha

memang aku yang menyudahi semuanya dengannya,

tetapi aku tak pernah tau kalau akan sekecewa ini bahkan,

sepuluh kali lipat dari yang dulu. aku tak hanya kecewa dengannya,

justru yang kurasa, aku ingin menjambak satu persatu 'hiasan' nya.

eh, apa aku yang jadi 'hiasannya?' sedangkan yang banyak itu, dijadikan

sbg tempatnya menimbun penyakit?:) dasar benalu kalian, anj.

persetanan dengan muka mereka yang tebal, manipulatif kek babi.

tapi dengan aku menyudahi semuanya, aku sadar.

aku lebih disayang dengan diriku, bahkan Pencipta lebih menyayangiku:)

terimakasih untuk orang-orang yang mendukungku sampai akhir.

saat ini aku tak ingin membuka lembaran baru untuk siapapun:)

sulit 'tuk menaruh percaya pada orang yang lama ku kenal ternyata,

tidak 100% adalah dia. apalagi mempercayai yang baru? lelah.

temen2 yang katanya uda kek sodara sendiri, dasar benalu.

selamat menikmati sampai nular ya:) tabur tuai hehe.

aku tunggu karma2 kalian para benalu. aku menyayangiku.

Jumat, 19 November 2021

Berapi tanpa korek.

Lagi asik ngobrol berdua,
tiba-tiba muncul nama yang tak diinginkan.
Nama tersebut terlontar keras. 

Aku sangat membenci itu.

Pernah ga sih, ngrasain tiba-tiba berubah mood?
Layaknya api membara tanpa korek.

Perasaan memang egois, terlalu jujur.

Sulit menerima, sulit dicerna

Terlalu sensitif didengar.

Salahkan trauma yang pernah kau dan mereka buat.

Ini bukan tentang logika,
tapi hati yang pernah terluka.
Membekas hingga sekarang.

Itulah mengapa aku sangat sensitif, 
ketika kau menyebut nama perempuan lain yang disebut mantanmu itu dengan keras dihadapanku.

Aku bukan orang yang berbaik hati
untuk menerima candaanmu,
setelah aku mengingat rasa sakit yang pernah kau buat bersama mantanmu yang lain.

Biarkan aku berdiam diri, sejenak.

Dan berharap tak mendengar hal itu lagi.


Rabu, 20 Oktober 2021

Sulit 'tuk dicerna.

Banyak hal yang terjadi, 

Entah dibuat atau memang sudah jalannya seperti itu?

Sering kali sulit 'tuk mencerna semua hal yang telah terjadi itu.


Apakah aku saja?


Sesaat rasanya ingin melarikan diri,

Meski hanya sehari.

Berharap setelah aku melarikan diri, semuanya menjadi damai


Kebisingan yang selalu menciptakan kejenuhan.

Aku yang dipenuhi dengan ego dimana-mana,

Pada akhirnya malah dikelilingi rasa kecewa.

Entah aku yang terlalu menanam ekspetasi,


Atau? 


Memang ekspetasi saja yang sulit diraih?


Di saat yang bersamaan, kepercayaanku lagi-lagi diuji.

Siapa yang harus kupercaya?

Aku tidak ingin trauma yang kualami dulu terulang.

Dulu aku mempercayai mereka dibanding diriku sendiri,

Yang pada akhirnya mereka semua berkhianat hebat.


Tak ada hal yang dapat dilakukan,

selain mempercayai diri sendiri.


Dan berjuang untuk berdamai dengan diri.

Rabu, 27 November 2019

Rambutan..

Setiap orang pasti akan mengharapkan kesenangan, 
kehangatan, kemanisan..
Eh kemanisan, diabetes dong ntar wkwk

Ya begitu deh, siapa sih yang mau ngrasain 
kepaitan terus menerus, dari waktu ke waktu?
Aku yakin sih ga ada.
Aku juga..

Di setiap pertemuan berharap dapat merasakan
kedamaian yang hangat.
Apalagi setelah merasakan kejenuhan yang
hampir setiap hari melanda karena tugas atau pekerjaan
lainnya yang membuat diri menjadi letih lesu
butuh penyemangat, semangat, motivasi, kesenangan dll

Aku juga..
selalu ingin itu.
dan aku berusaha menyemangati diri
menangguhkan diri
membiasakan diri, untuk ke sekian kali.

Tapi, ya masih berproses entah sampai kapan.
Katanya, aku harus mencintai proses itu
dan aku sedang melakukan itu.

Ya skali lagi, begitulah ya.

Gapapa dah, 
dibalik kulit rambutan yang pait, pasti dalamnya juga ada manisnya.

Iya kan?
Hehe, semangat.

Rabu, 20 November 2019

thanks.

terimakasih,
karena tlah membukakan mata, juga hatiku.
terimakasih,
karena tlah menjadi orang kedua yang menganggapku 
tidak melakukan apa-apa untukmu.
yang katanya aku tidak pernah menghargaimu.
tidak pernah menganggapmu.

semua kata-kata yang slalu kau utarakan itu,
sungguh menyakitiku hingga berulang-kali.

terimakasih, 
karena dengan itu aku tak lagi mudah tertipu
oleh usaha keras yang nampak awalnya tulus,
ternyata menuntut balas.

yang menyebutku playgirl.
dari sebelum kita semakin dekat, 
hingga menjauh.
bahkan kau menyebutku itu 
di depan teman dekatku sendiri.

aku kecewa,
malah lebih dari kata kecewa.

aku kira
kau laki-laki yang paling baik, tulus

ah, ternyata sama saja
ga semua laki-laki baik itu tulus.

aku salah menilai
dan untungnya kita tlah berpisah
saling membenci satu sama lain
berusaha untuk saling mencampakkan
saling tak mengenal lagi
meskipun bertemu.

seringkali aku ingin menyobek
mulutmu itu.

untungnya aku tau bagaimana
meredam emosi

aku memang lebih memiliki teman lelaki
ketimbang perempuan
aku pernah menceritakan ketraumaanku
tapi nyatanya kau tak pernah percaya
kau menuntutku untuk membuatmu percaya
tapi kau saja tak berusaha untuk mempercayaiku.

ya inilah akhir kebaikan ketulusan palsu
yang kau buat.
dulu aku selalu memujimu,
bersyukur karna aku dipantaskan
untuk bersamamu

tapi setelah berpisah,
aku bersyukur karna lepas dari ego
ego yang menjalar menjadi racun

and now i feel free without u.
aku dibebaskan oleh orgtuaku.
tapi aku tau batasannya juga.

lagi-lagi aku harus menghela nafas

Sabtu, 13 Juli 2019

have u ever to lost hope?

Aku, seorang anak perempuan yang paling bungsu. 

Kehidupanku dari kecil diajarkan untuk hidup sederhana oleh kedua orang tuaku. 


Aku memiliki 4 saudara, 5 denganku. 

Meskipun saudara kandungku tampak begitu banyak, aku tidak begitu akrab dengan mereka. 
Kami memiliki kehidupan dan kesenangan tersendiri. 

Sejak kecil aku memiliki 90% teman laki-laki dibanding 10% teman perempuanku. 

Aku bermain permainan apa saja bersama teman laki-lakiku, seperti kelereng, kartu, PS dari nintendo hingga PS2, dan lain sebagainya. 
Seringkali aku bermain bersama teman-temanku sampai larut malam dan akhirnya aku sering kena marah serta dihukum oleh orang tuaku yang bisa dibilang lumayan menyakitkan. 
Meskipun begitu, aku tidak pernah merasa takut kena marah lagi. 
Keesokan harinya aku tetap asik bermain sampai aku beranjak remaja karna mereka lebih seperti keluarga, ketimbang yang tampak keluarga.

Kepribadianku yang banyak orang bilang aku tomboy sejak kecil, tidak pernah peduli dengan kecantikan atau apapun. 

Yang aku pikirkan hanyalah bermain asik dengan teman-temanku. 

Se-simple itu dulu. 


Hidup yang dulu banyak happy-nya, 

perlahan merasakan penderitaan yang tiada ujungnya yang membuatku tidak seceria dulu. 

Sulit untuk dideskripsikan. 


Ketika aku mulai bangkit, justru tantangan hidupku semakin bertambah atau menjadi lebih berat.


Aku adalah orang yang suka berharap pada harapan entah apapun itu.

Yang pada akhirnya akupun sempat merasa putus asa. 

And i don't know how to live normally. 

Aku menjalani hari-hariku dengan berat badan yang tidak stabil. 
Orang-orang sering mudah berkata, "jangan dipikirin, let it flow". 
that's shit for me!. i want, i really want to doing that. 

Seringkali aku sangat ingin merasakan kehangatan yang benar-benar hangat. 


Bukan kehangatan yang sekedar dilihat. 

Tapi aku sangat ingin merasakan itu.

Aku benci mengabaikan sesuatu karna aku tidak pernah ingin melakukan itu. 


It's me. I just need someone can listen and understand of me.


And make peace with myself.

Selasa, 16 Oktober 2018

Can I?

Pernah ga sih rindu seseorang yang pernah kalian sakiti?
Pernah ga sih cuma sebatas rindu?
Pernah ga sih susah buat nyampein?

Hmm.
Hanya bisa berharap kalo dia bakal lebih bahagia
dan ga disia-sia in orang lain.

Temen-temenku pada bilang, "suatu saat nanti kamu akan menyesal."

Aku bersikeras untuk tidak menyesal.

Beberapa kali dulunya aku pernah menarik ulur dia.
Aku sangat ingin mencoba, tapi entah mengapa aku merasa belum sanggup melanjutkan,.
Rasa yang dulunya ada, pelan-pelan memudar dengan sendirinya.

Aku merasa sangat jahat waktu itu.

Mencampakkannya seolah-olah kami tak saling kenal.

Sering kali aku bertanya pada diriku sendiri.
Aku kenapa? Apa yang telah kulakukan?
Dan jawabanku tak tentu. Selalu berubah. Aku bimbang.

Berbulan-bulan aku lebih memilih sendiri.
Terkadang aku merasa sendiri dan pada akhirnya
aku merindukannya..
Aku menahan diri untuk tak menyampaikan itu.

Aku menjalani hari-hari biasa tanpa ada yang spesial.
Aku melanjutkan hidupku, lalu berusaha melupakan semua hal
yang kenyataannya masih sangat ku ingat.

And now.
I feel I need someone who can be with me in everything.

Can I?


Minggu, 17 Juni 2018

have you ever been?

Hampir setiap hari aku merindukan banyak hal.
Hal yang sekarang ini berubah menjadi kebimbangan bagiku.

Pernahkah kalian merindukan suatu keharmonisan?
Ya, contohnya keharmonisan 
bersama orang-orang yang paling dekat dengan kita..

Hmm.
Sulit menerima, sulit mengerti

Menyedihkan ketika harapan itu tak terwujud.
Ya, harapan untuk merasakan suatu kerharmonisan, kedamaian, dan lainnya.
Di sisi aku menyerah berharap seperti itu, 
aku punya harapan yang lain.

Aku tak mengerti.
Mengapa setelah aku merasa bahagia, lega kemarin.
Justru keesokan harinya aku merasa jatuh ke jurang yang sangat dalam.

Aku tak tau aku harus percaya pada pihak yang mana.
Yang ingin aku tetapkan pada diriku adalah
percaya bahwa masih ada harapan.
Entah harapan apa yang terwujud, aku tidak tau.

Di usia yang sekarang ini,
aku jadi mengerti
Ketika kebaikan dilupakan,
memang sungguh menyakitkan.

Aku merasa hidup sangat tidak adil.
Tapi, aku yakin bisa menciptakan takdir yang semestinya.


Thanks mami.

Sabtu, 16 Juni 2018

You're my home~

Bertahun-tahun ku merasakan pahitnya masa lalu
Bahkan mengingat pun sebenarnya tak sudi

Akan ada kesedihan yang mendalam jika ku menoleh kembali
Rasa tak ada kepercayaan lagi terhadap cinta
Dan terkadang, tak ingin ku merasakan cinta yang baru
Ya, aku trauma mengulang akhir yang menyedihkan
Siapa sih yang mau mengulangi kepahitan?
Aku yakin, tak ada satupun yang mau.

Tapi, percayalah!
"Yang patah akan kembali utuh." @rintiksedu

"How amazing is it to find someone who wants to hear about all the things that go on in your head."
Bertahun-tahun aku menderita
Ternyata aku disadarkan bahwa aku telah dibentuk. 
Ketika menemukan seseorang 
yang mau mendengarkan celotehan yang tiada henti,


sungguh melegakan bukan? :)

Mimpi yang hanya terpendam dalam pikiran sekian lama
Justru didukung untuk menggalinya kembali 
Bahkan, mewujudkan mimpi itu!

Hari itu,
Aku merasakan kasih yang sederhana itu menjadi sangat mewah!
Kesederhanaan yang benar-benar membuatku sangat nyaman!

Aku berharap .


God is good, all the time!

if we never try, how will we know?

sempat angin berhembus kencang kembali  setelah sekian lama aku mengabaikan itu,  tapi pada saat itu aku tak mampu berpegangan lagi.  tiba2 ...